Layang-layang Permainan tak Berbahaya yang Sebenarnya Mematikan

Layang-layang Permainan tak Berbahaya yang Sebenarnya Mematikan

Layang-layang Permainan tak Berbahaya yang Sebenarnya Mematikan – Main-main layang-layang kayaknya suatu olahraga yg tak berbahaya. Tapi nyata-nyatanya juga dapat mematikan. Awal minggu ini, dua anak-anak & satu orang cowok wafat lantaran lehernya tersayat benang gelasan, benang yg dilapisi serbuk kaca.

layang-layang permainan yang mematikan

Menaikkan layangan yakni olahraga ternama di India & Pakistan. Bahkan dahulu sempat berlangsung ‘pertarungan’ brutal di hawa dgn layang-layang mereka.

Dalam salah satu narasi pendeknya, penulis India, Ruskin Bond, menggambarkan “layang-layang menukik di hawa, bertempur hingga salah satu benangnya putus” ketika terjadinya perang layang-layang di paruh mula-mula abad ke-20.

“Layang-layang yg kalah, bebas terbang ke langit biru… Berlangsung perjudian & duit bertukar tangan. Bermain layang-layang kala itu yaitu olahraga para raja,” tulisnya.Namun sekarang ini adu layangan jadi gerakan yg berbahaya.

“Bagi tidak sedikit orang, menaikkan layang-layang telah bukan lagi olahraga rekreasi. Pemain memanfaatkan benang berbahaya & benang katun tak berbahaya telah terlupakan,” kata Mehul Pathak, pendiri club bermain layang-layang di Gujarat.

Tidak Sedikit benang layangan memanfaatkan campuran logam & pecahan kaca bersama lem, buat memutuskan benang gelasan layang-layang milik lawan dalam satu buah kejuaraan.

& di lima thn terakhir, para pemain layang-layang coba memanfaatkan benang nilon yg dilapisikaca, yg lebih kuat, & lebih berbahaya, di bandingkan benang layang-layang biasa.

Benang-benang ini tak bakal gampang putus, & sekarang ini dilarang sesudah insiden terakhir yg menewaskan tiga orang.Kematian pula mampu dialami para pemburu layang-layang putus akibat tertabrak di jalanan.

Namun tampaknya peraturan dapat susah diterapkan & tidak sedikit peminat layang-layang membeli atau menciptakan benang gelasan sendiri dengan cara tanpa izin di hunian.

Nyaris teramat tak bisa jadi bagi polisi buat melacak satu orang yg layang-layang putusnya sudah menewaskan satu orang. & satu orang pemain layang-layang dapat menolak buat memberikan benang gelasan.

Rajneesh Chhibber, yg menjalankan club layang-layang di kota Lucknow, yakni salah satu yg mempertahankan benang-benang seperti itu, bersama mengemukakan “tanpa benang ini layang-layang milik lawan tidak bisa diputus”.

Menerbangkan layang-layang dapat terus jadi olahraga yg digemari di India, & menciptakan permainan ini lebih aman akanlah sulit sekali.

Comments are closed.