Pokemon Go Mulai Timbulkan Dampak Buruk

Pokemon Go Mulai Timbulkan Dampak Buruk

POKEMON Go seolah telah mengambil alih dunia. Permainan ini tumbuh dan menjalar dengan cepat di kalangan anak-anak dan orang dewasa dimanapun dan mendorong timbulnya efek serius yang harus diperhatikan.

Pokemon Go telah dikaitkan dengan anekdot dari patah tulang dan cedera serius lainnya yang akan membahayakan pennggunanya. Sebagai pengguna permainan ini, mereka hanya melihat layar pada ponsel tanpa melihat lingkungan sekitar saat berjalan. Hal itu membahayakan pengguna dan orang lain disekitarnya.

Pokemon Go Mulai Timbulkan Dampak Buruk

Di tempat lain, seorang pengemudi melaporkan dia melihat pengguna peramainan Pokemon Go  ini berkeliaran di jalan tanpa memperhatikan lalu lintas. Pengguna game ini juga berkeliaran di tempat yang berbahaya lainnya untuk menangkap pokemon.

Akan Tetapi, yang lebih mengkhawatirkan, sekarang ada yang mengklaim aplikasi game ini dapat digunakan untuk sesuatu yang lebih jahat seperti pelaku pedofilia yang menggunakan permainan ini untuk menjebak anak-anak.

Ada juga kekhawatiran bahwa pencuri oportunis menggunakan permainan ini untuk melacak korban, menggunakan teknik memikat untuk menarik calon korban ke daerah terpencil.

Hanya sehari setelah dirilisnya permainan tersebut pada 6 Juli 2016 lalu, Pokemon Go sudah disematkan pada perangkat android lebih dari Tinder dan berpotensi menyalip Twitter dalam urusan jumlah pengguna aktif.

Permainan ini memiliki kemampuan melampaui aplikasi kencan dan menghabiskan lebih banyak waktu karena rata-rata butuh 43 menit dalam sehari untuk menangkap Pokemon di dunia nyata. Waktu tersebut lebih lama daripada penggunaan aplikasi populer lainnya seperti WhatsApp dan Instagram yang sudah lebih dulu menjadi tren.

Dailymail mengabarkan pada Rabu 13 Juli 2016, di Amerika Serikat, dua hari setelah Pokemon Go resmi dirilis, pengguna yang menyematkannya sudah lebih dari 5 persen dari perangkat Android di AS berdasarkan analisis perusahaan SimilarWeb.

Angka itu mengalahkan Tinder yang hanya mencapai 2 persen. Sekitar 3 persen dari penduduk AS yang memakai Android bermain Pokemon Go, dan angka itu terus mengalami kenaikan.

Sementara Twitter memiliki jumlah pengguna aktif harian dari 3,5 persen penduduk AS sehingga hampir dikalahkan oleh Pokemon Go

Comments are closed.